PARIAMAN (SUMBAR), Lidiknews.co.id – Ketika kecintaan kepada Al Quran sudah kita miliki, maka akan timbul keinginan untuk membaca, memahami dan mengamalkan isi dan kandungan Al Quran, melalui pelaksanaan MTQ ini dapat pula kita membumikan Al Quran, artinya Al Quran benar – benar menjadi way of life / pedoman hidup bagi kita.
Hal ini di sampaikan oleh Wakil Gubernur Sumbar Drs. H. Nasrul Abit Dt. Malintang Panai, di sela-sela pembukaan MTQ ke XXXVII di Pantai Kata Pariaman yang di buka langsung oleh Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin Sabtu malam (04/11/2017).
Hadir pada kesempatan itu Anggota DPR RI Jon Kenedy Aziz, mantan menteri agama Said Agil Al Munawar, Unsur Forkopimda Prov. Sumbar, Walikota Pariaman Mukhlis Rahman dan Wakil Walikota Pariaman Genius Umar, Wakil Ketua DPRD Prov. Riau dr. H. Sunaryo, PLH Kakanwil Kemenag Kardinal serta Bupati/ Walikota se Sumbar.
Kesemarakan dalam setiap penyelenggaraan MTQ bukanlah faktor utama yang menjadikan indikator keberhasilan sebuah kegiatan Musabaqah Tilawatil Quran, karena tujuan akhir dari kegiatan ini sesungguhnya bukanlah pada semarak atau tidaknya kegiatan Musabaqah, namun tujuan sesungguhnya adalah faktor perubahan perilaku dan sikap masyarakat yang semangkin relevan dengan nilai – nilai Al Quran.
Wagub Nasrul Abit mengajak para tokoh agama, ulama dan pemimpin umat untuk terus membimbing, membina dan menghindarkan umatnya dari tindakan – tindakan yang tidak terpuji, sebagaimana Rasulullah SAW dalam mengemba risalah Dakwanya.
Selanjutnya kepada segenap kafilah, pelatih dan pendamping, saya menghimbau kiranya kegiatan MTQ ini kita jadikan sebagai bagian dari peningkatan ukhuwah Islamiyah, dengan lebih mengedepankan sportivitas dan pengembangan nilai-nilai Al Quran sebagai pedoman hidup di dunia dan di akhirat.
Kepada dewan hakim, selaku orang yang dipercaya dalam penilaian, tentu kita berharap penilaian yang diberikan selalu didasari dengan kejujuran, adil, dengan hati nurani sekaligus sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT.
“Saya tidak ingin mendengar adanya suara-suara miring karena perilaku Dewan Hakim yang tidak terpuji” kata Wagub. (hms/red)
Discussion about this post